Sabtu, 23 Oktober 2010

Sajak Hari Sabtu

Sajak Hari Sabtu
By Muda Wijaya

Ini hari Sabtu
tak ingin hari begitu saja menutup kota kota
kau tunggulah aku
agar bisa melihat bintang bintang berpendar
ke malam hari juga. tanpa melihat laut mati.

Ini hari Sabtu
sambil membawa puisi untukmu
serupa bunga matahari kesukaanmu berjaga
menebarkan warna  keemasan di saat senja
dengan suara suara wangi remaja  bermesra
mengantungkan bintang mungil minta cahaya

ini hari Sabtu
hari akhir menuju permulaan berjaga
pada beribu cuaca murung menebal
yang membuat dingin kesedihan
siap memasung mata hari harimu di pilar teguh.

inilah sabtu. hari tempat bertamu dan menemuimu
ke jembatan malam membuat sayap sayap tumbuh
menerbangkan segala rindu
tanpa berkhianat meruntuhkan fajar hari yang suci.


                                                  21 agustus 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar