puisi Kardanis Mudawi Jaya
Ada suara suara
yang tak bernilai
Seperti barang
barang plastik dan seng
Yang dipukul
pukulkan dengan kasar
Tapi memikat
telinga ini mendengarkan.
Melihat suara itu
tak terjadi pada batukku
Yang membuat
banyak orang menghindar
Aku menerima
penyiksaan ini sebagai bagian bahasa
Sebagian soal
cinta yang tak memukan bentuk warna.
Dalam suara suara
itu begitu kental batuku
Dengan dahak
berdarah makin menjijikkan
Batukku lebih
berirama untuk aku keluarkan.
Menggema seperti
benda dipukulkan ke genderang telinga
Aku rasa itu keras
dan membuat orang menyingkir
Sebab batukku
lebih bahaya bagi dadanya yang merasa sehat.
di muat BaliPost tanggal 13 Juli 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar