Jumat, 08 Agustus 2014

Dalam Batuk ku

puisi Kardanis Mudawi Jaya


Ada suara suara yang tak bernilai
Seperti barang barang plastik dan seng
Yang dipukul pukulkan dengan kasar
Tapi memikat telinga ini mendengarkan.

Melihat suara itu tak terjadi pada batukku
Yang membuat banyak orang menghindar
Aku menerima penyiksaan ini sebagai bagian bahasa
Sebagian soal cinta yang tak memukan bentuk warna.

Dalam suara suara itu begitu kental batuku
Dengan dahak berdarah makin menjijikkan
Batukku lebih berirama untuk aku keluarkan.
Menggema seperti benda dipukulkan ke genderang telinga

Aku rasa itu keras dan membuat orang menyingkir
Sebab batukku lebih bahaya bagi dadanya yang merasa sehat.



di muat BaliPost tanggal 13 Juli 2014



Tidak ada komentar:

Posting Komentar